Selasa, 23 Februari 2010

Produk kaos Digital Sablon

Okee, selanjutnya kita ke produk kaos. Kalo mungkin teman-teman sudah sering menyablon kaos dengan desain sendiri, dimana desain dibawa ke tukang sablon, dihitung warnanya, baru menentukan harga. Proses sablon selesai mungkin sekitar 4-5 hari tergantung tingkat kesulitan desain, dan kebanyakan tukang sablon menyerah jika dihadapkan dengan warna gradasi (percampuran warna yg berupa titik-titik kecil itu lho). Dan rata-rata harga nya 75ribu ke atas. Bagaimana dengan Stasiun Digital Pasuruan? Yaa, kalo di Stasiun Digital dalam menyablon kaos kita menggunakan sistem Digital, proses lebih cepat dan tidak perduli berapa warna yang diinginkan oleh pelanggan.

Lebih hebat dari sablon manual donk!!?? Nggak juga, tetap ada sisi kelemahannya jika menyablon dengan Digital antara lain :

1. Sablon secara utuh hanya mampu paling luas seukuran kertas A4, hal ini disebabkan karena penggunaan transfer paper yang ada di Indonesia umumnya seukuran A4. Kalo pun ingin memberi objek lain bisa tapi jangan menyatu dengan sablon pertama.
2. Hindari mencuci pakaian hasil sablon Digital dengan pemutih, jangan dikucek di bagian sablon, dan balik baju saat merendam. Tidak boleh merendam lebih dari 1-2 jam.(khusus untuk kaos hitam dan warna)
3. jangan menyeterika bagian yang di sablon.

Ribet ya??? Yaaa, ada rupa ada harga. Saran saya, kaos hasil digital Sablon hanya dipake di hari tertentu aja, jangan dipake seminggu penuh (biasanya mentang2 baju baru langsung pamer). Untuk sablon digital di kaos cotton biaya nya mulai dari Rp. 45.000,- dan seterusnya, tergantung desain juga sih, heee... Yaa, kita lihat lah kreatifitas teman-teman di Pasuruan dalam membuat desain kaos yang lucu dan kritis.

Contoh Produk hasil digital Sablon:

Einstein pake Topi Che Guevara Kaos putih gambar Google Chrome

Tidak ada komentar:

Posting Komentar